YAHUKIMO - Senyum merekah di wajah anak-anak Kampung Maroku, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, berkat kehadiran prajurit TNI dari Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 5 Marinir. Pada Sabtu (28/03/2026), momen kebersamaan yang hangat terjalin melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos) yang penuh makna.
Di tengah kesibukan menjaga keamanan wilayah perbatasan, para prajurit menyempatkan diri untuk berinteraksi langsung dengan warga, memberikan sentuhan kemanusiaan yang berharga. Suasana kampung yang tadinya mungkin biasa, seketika berubah menjadi riuh rendah tawa dan keceriaan saat kehadiran mereka disambut dengan penuh antusias.
Pemandangan manis terlihat ketika para prajurit dengan murah hati membagikan makanan ringan kepada anak-anak yang baru saja usai bermain. Dengan kaki mungil yang masih berlumuran tanah dan ekspresi wajah penuh tawa, mereka berlarian mendekat. Salaman hangat diberikan kepada para prajurit, dan bingkisan yang diterima disambut dengan kegembiraan luar biasa.
Kegiatan ini bukan sekadar pembagian bingkisan, melainkan bagian integral dari pembinaan teritorial yang mengedepankan pendekatan humanis. Tujuannya jelas: membangun kedekatan emosional sejak dini dengan generasi penerus bangsa. Melalui interaksi yang sederhana namun tulus ini, TNI berupaya menumbuhkan rasa aman, kepercayaan, serta rasa cinta tanah air di hati anak-anak Papua.
|
Baca juga:
TNI Bangun Empat Jembatan Bailey di Sumbar
|

Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., secara tegas menekankan pentingnya profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia mengingatkan seluruh prajurit untuk senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan dan memprioritaskan prosedur operasional.
“Saya tekankan kepada setiap prajurit agar selalu meningkatkan kesiapsiagaan dan mengutamakan prosedur operasional dalam setiap pelaksanaan tugas, ” tegasnya.
Beliau juga memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para prajurit yang berhasil menjalankan tugas pengamanan wilayah sekaligus merajut hubungan harmonis dengan masyarakat setempat. Upaya ini diharapkan dapat terus memperkokoh jalinan antara TNI dan warga, serta menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan penuh kebersamaan.
Dari Kampung Maroku, senyum ceria anak-anak menjadi saksi bisu betapa pendekatan humanis yang tulus mampu menghadirkan kebahagiaan nyata dan menyentuh hati di tanah Papua. (PERS)
